Postingan

MENULIS DAPAT Rp.100.000 HANYA DI BR

PELUANG PENGHASILAN SAMPINGAN Telah rilis portal online www.BahasaRakyat.com sebagai ajang untuk memberikan opini bagi seluruh lapisan masyarakat. Dengan motto, “Membangun Bahasa yang Objektif, Inspiratif, dan Penuh Argumentatif”, Bahasa Rakyat (BR) membuka kesempatan kepada siapapun untuk menjadi penulis aktif di dalamnya.
Ada reward sebesar Rp. 100.000 bagi pengirim naskah tulisan dengan ketentuan sebagai berikut :
Setiap artikel “yang diposting” di web Bahasa Rakyat (BR) sama dengan satu poin angka.Reward Rp. 100.000 dapat dicairkan apabila sudah terkumpul 50 poin, artinya ada 50 artikel anda yang sudah dipublikasikan di web Bahasa Rakyat (BR).Tidak ada ketentuan dalam batasan waktu, sehingga anda tidak terburu-buru untuk mengirimkan naskah. Selama apapun anda mengumpulkan 50 poin, reward akan tetap cair ke rekening anda. Adapun ketentuan penulisan artikel harus mencakup persyaratan berikut :
Bebas dari plagiasi. Jika tertangkap alat pendeteksi plagiarism dengan komposisi l…

STOP PENGKAFIRAN SESAMA UMAT ISLAM

Gambar
Sudah banyak slogan muncul di tengah-tengah masyarakat, salah satunya yang paling kental adalah slogan "Syiah Bukan Islam". Bahkan di tubuh Risba sendiri (maksudnya beberapa alumni), ada yang masih menganggap bahwa seluruh Syiah adalah kafir.
Tentu cara pemikiran semacam ini tidak mendasar sama sekali. Penulis lebih setuju bahwa isu ini, yaitu pengkafiran sesama umat Islam, hanya merupakan agenda politik yang dilancarkan dua negara kuat di Timur Tengah, Saudi dan Iran. Perang yang terjadi di negara-negara gurun, baik di Yaman, Suriah, Irak, dan di Afrika Utara, tidak lain merupakan proxy war dari kedua negara tersebut. Saudi yang mengklaim dirinya representasi dari muslim Sunni, melakukan segala upaya untuk membenturkan gejolak fisik antara Sunni dan Syiah.
Pengkafiran terhadap Syiah tentu tidak objektif sama sekali. Secara bahasa, Syiah berarti pendukung, sama seperti istilah Bobotoh dalam bahasa Sunda yang juga bermakna pendukung. Jika kita merujuk pada sejarah Islam, dap…

WASPADAI GERAKAN MISIONARIS MADZHAB

Gambar
"Mari kita kembali kepada al-Qur'an dan Hadits", begitulah slogan beberapa kelompok yang mengklaim dirinya ahlut tauhid, mengklaim bahwa kelompoknya memiliki tauhid yang sangat bersih dari segala macam syirik dan bid'ah. Slogan diawal memang slogan yang baik, namun kadang penuh dengan doktrin yang sudah sejak lama ditolak oleh mayoritas umat Islam di Indonesia. Penulis menjadi ingat sebuah pepatah dari Ali bin Abi Thalib dalam buku-entah apa judulnya-yang pernah penulis baca, disebutkan bahwa "Istilah kembali kepada al-Qur'an dan Hadits memang merupakan kalimatul hak (kalimat yang benar), namun kadang disalah-artikan".
Dan memang benar, setelah penulis banyak bergelut dan mempelajari berbagai macam firqah di dalam Islam dengan referensi dan sudut pandang dari segala macam arah, penulis menemukan ada sebuah upaya terselubung dari slogan diatas.
Kembalinya kepada al-Qur'an dan Hadits biasanya diartikan bahwa segala sesuatu permasalahan, semuanya suda…

AGENDA RISBA HARUS SELARAS DENGAN MAYORITAS UMAT ISLAM DI INDONESIA

Gambar
Mayoritas umat Islam di Indonesia memiliki pandangan umum yang harus diketahui. Jika kita merujuk pada madzhab yang dianut oleh kebanyakan umat Islam di Indonesia, tentu saja kita akan melihat dengan jelas bahwa umat Islam di Indonesia menganut madzhab Syafi'i dalam bidang fikih.
Oleh karena itu, hendaknya agenda-agenda yang dikembangkan dalam setiap materi yang dipelajari dalam Risba, harus menggunakan kaidah-kaidah madzhab Syafi'i untuk menghindari terbenturnya ajaran Risba dengan kehendak anggota-anggota Risba yang memang menganut madzhab Syafi'i. Apalagi di kabupaten Kuningan sendiri, madzhab Syafi'i menjadi mayoritas dan diikuti oleh seluruh warga dari berbagai macam organisasi masyarakat. Alhasil, dalam shalat subuh misalnya, penulis lebih setuju jika Risba masih menggunakan qunut subuh yang dianggap sebagai amalan sunnah ab'ad dalam madzhab Syafi'i. Tentu masalah qunut ini masih menjadi khilafiyah di kalangan fuqaha, namun perbedaan ini tidak merusak hu…

JAUHKAN RISBA DARI KEPENTINGAN PARTAI POLITIK

Gambar
Dalam beberapa aturan mengenai partai politik, termasuk Undang-undang Nomor 2 Tahun 2008 dengan beberapa UU penggantinya, serta ditegaskan dengan Peraturan Komisi Pemilihan Umum, jelas bahwasanya ada beberapa tempat yang dilarang untuk dijadikan tempat kampanye partai politik, yaitu fasilitas pemerintah, tempat ibadah, dan tempat pendidikan. Ketiga area ini harus steril dari setiap atribut partai politik. Tidak ada alasan partai politik masuk dan melakukan kampanye di tempat-tempat tersebut.

Logo SMAN 3 Kuningan

Gambar

Logo Risba Smantika 14

Gambar